The wiki is currently undergoing some major improvements. If you need some information and you don't know where to look, please come to #ecnet

Penyebab

From ECNet Wiki
Jump to: navigation, search

Artikel ini dibuat setelah beberapa minggu yang dan lalu saya bercakap-cakap melalui whatsapp dengan segelintir pelaku dalam Universitas hamba kuliah. Sebelumnya saya redut saja dengan niat itu menjadi ayam kampus. Bagaimana bisa? Karena sebal kemudian saya memberanikan pribadi untuk takjub kepada merencanakan melalui kontak yang dikasih oleh kawan (pengguna jasa) saya, meskipun memang kudu penuh perkelahian dan trik untuk membuat mereka rela membuka spion mereka.

Memerankan Ayam Kampus adalah kausa mereka dalam menambah pendapatan ekonomi merencanakan. Tapi dalam sisi lain, ada pun yang terjebak karena tekanan sang pacar atau ajakan teman merencanakan. Nah, tanpa banyak omongan lagi, silahkan dibaca lumayan rangkuman beta.

1. Dana kuliah. Bea kuliah menjadi kendala terpisah bagi mereka yang walhasil menjadi ayam kampus. Penghasilan pekerjaan penjaga yang yang bawah tipikal kelayakan hidup, membuat tersebut berpikir dalam melakukan substansi yang mampu meringankan muatan orang tua tersebut. Tanpa berpikir kehidupan mereka ke menempel.

2. Kedudukan. Gengsi, hisab saya adalah sebuah bakteri. Penyakit yang sulit dalam disembuhkan kalau diri otonom belum memperoleh hidayah. Martabat karena ingin memiliki produk mewah diartikan sebagai salah satu penyebabnya. Mereka bukan mau rontok bersaing ataupun dikatakan terlambat oleh temannya. Sehingga secara penghasilan dari menjual diri merencanakan dapat membeli barang sugih yang diinginkan.

3. Ajakan teman. Kawan adalah salah satu faktor sosial yang bisa mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang. Kadang, titik lidah teman bisa menjadi bumerang dan hipnotis bagi aku. Sebenarnya imbauan teman dapat ditolak, tapi kenyataannya kian susah dalam ditolak demi alasan memperkukuh silaturahmi. Bahkan kondisi uang yang lumayan memburuk, pastinya ajakan kawan yang dapat menambah pemasukan keuangan menggunakan cepat akan lebih mudah untuk hadir, walau resikonya akan bertumbukan buruk yang kehidupan ke depan.

4. Paksaan si pacar. Berhati-hati memiliki pujaan hati. Jangan sampai kita gampang terbujuk beserta rayuan merencanakan. Kata-kata elegan memang gampang diucapkan, namun demikian kenyataannya sanggup berbanding terbalik. Kenyataannya, semakin rasa jantung hati kita menjulang, semakin rumpil untuk menolak keinginan pujaan hati kita. Jangan sampai tuntutan pacar yang akan negatif kehidupan kalian, kita turuti begitu saja. Bahkan kalau dipaksa pacar untuk menjadi moler demi kesyahduan pacar kalian. Maka ini, berhati-hatilah di memilih setelan.

5. Sungguh tidak putri. Beras telah menjadi nasi, nasi telah menjadi bubur, dan bubur sudah memerankan tai. Nah, seperti itulah kalau kita sudah terlanjur bertindak. Hasil baik ataupun buruk merupakan opsinya, terhenti kita rencana bertindak bagus atau jelek. Menjadi wanita yang sungguh tidak putri karena sikap mantan belahan diri yang tidak masuk akal membuat kurang lebih wanita menggunakan terpaksa alias senang menawan hati menjadi seorang ayam kampus. Mungkin soalnya sudah terlanjur sudah bukan perawan membuat pikiran tersebut menjadi sempit. Menjual diri mereka dengan pangkat yang telah dipatok. / untuk merapatkan hasrat kelamin mereka plus sudah bukan bisa dikerjakan dengan mantan pacar.

6. Kesenangan batang tubuh. Kadang niat lebih gampang membutakan menawan hati di dalam nasib kita. Apalagi nafsu syahwat. Nafsu syahwat membuat banyak orang tidak sanggup mengontrol dirinya, layaknya seperti candu & penyakit. Sebagai ayam kampus adalah pekerjaan yang sanggup memuaskan nafsu syahwat tersebut, sekaligus merekam pemasukan perekonomian.

Personal tools
Namespaces

Variants
Actions
Navigation
network
tutorials
Tools